BAZNAS Kab Bulukumba

BAZNAS Bantaeng Lakukan Studi Tiru Strategi Pengelolaan ZIS di BAZNAS Bulukumba

20/01/2026 | Media Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba, menerima kunjungan Studi Tiru dari BAZNAS Kabupaten Bantaeng terkait strategi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang mencakup aspek pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan. Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi praktik baik (best practice) guna meningkatkan kinerja pengelolaan zakat di daerah. (Selasa, 20 Januari 2026).

Ketua BAZNAS Kabupaten Bantaeng, A. Rakhmad, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih BAZNAS Bulukumba selama ini. Ia menilai BAZNAS Bulukumba sebagai salah satu BAZNAS daerah yang progresif dan inovatif.

“Kami mengapresiasi capaian BAZNAS Bulukumba. Bahkan di beberapa pertemuan maupun pelatihan, BAZNAS Bulukumba selalu menjadi pembicaraan atas berbagai capaian dan inovasi yang dilakukan. Hal inilah yang menjadi alasan kami melakukan kunjungan studi tiru ke Bulukumba, untuk belajar dan menggali strategi pengelolaan ZIS yang telah diterapkan,” ujarnya.

Dalam pemaparan yang disampaikan, BAZNAS Bulukumba menjelaskan strategi pengumpulan ZIS yang dilakukan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta pemanfaatan kanal digital sebagai sarana kemudahan bagi para muzaki.

Pada aspek pendistribusian dan pendayagunaan, BAZNAS Bulukumba menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran dan berkelanjutan melalui program-program di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi. Seluruh program disusun berdasarkan pemetaan kebutuhan mustahik agar dana ZIS memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Ketua BAZNAS Kabupaten Bulukumba, H. Kamaruddin, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi antar-BAZNAS daerah.

“Kami menyambut baik kunjungan BAZNAS Bantaeng. Studi tiru ini bukan hanya ajang berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi sarana untuk saling menguatkan dan memperbaiki tata kelola pengelolaan ZIS, khususnya dalam hal pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa BAZNAS Bulukumba senantiasa berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan dana umat yang profesional, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Diharapkan, hasil dari kunjungan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi penguatan pengelolaan ZIS di Kabupaten Bantaeng maupun Bulukumba, demi terwujudnya kesejahteraan umat secara berkelanjutan, tambah H. Kamaruddin.

Kegiatan studi tiru ini berlangsung dalam suasana dialogis dan interaktif, ditutup dengan sesi diskusi serta tukar gagasan terkait tantangan dan peluang pengelolaan ZIS di masing-masing daerah. Seluruh Pimpinan BAZNAS Kab Bantaeng hadir dari ketua hingga 4 wakil ketua. Dan turut hadir 5 orang staf pelaksana.

KABUPATEN BULUKUMBA

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12