DAM HAJI 2026

BAZNAS Bulukumba Sembelih 129 Hewan DAM Jamaah Haji 1447 H, Dukung Kepedulian Sosial dan Pemberdayaan Peternak Lokal

12/06/2026 | Media Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba melaksanakan penyembelihan hewan DAM Jamaah Haji Indonesia asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M di Balai Ternak BAZNAS Samaturue (Milenial Farm), Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kamis, 11 Juni 2026.

Sebanyak 129 ekor kambing disembelih sebagai hewan DAM dari 129 jamaah haji asal Bulukumba. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan ibadah haji sekaligus wujud kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba Muh Ali Saleng, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bulukumba Dr. Abdul Hakim Bohari, pimpinan BAZNAS Kabupaten Bulukumba, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bulukumba, serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Bulukumba yang siap siaga menjalankan berbagai program dan atas kepercayaan yang diberikan dalam mengelola dan mendistribusikan daging DAM jamaah haji asal Bulukumba.

“Kita semua berharap amanah ini dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan syariat Islam sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Menurutnya, penyembelihan hewan DAM tidak hanya menjadi bagian dari penyempurnaan ibadah haji, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial yang mampu menghadirkan nilai kemanfaatan yang luas bagi masyarakat.

Sebanyak 129 ekor kambing yang telah disembelih selanjutnya akan didistribusikan kepada sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bulukumba. Penyaluran daging DAM ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para santri dan anak-anak panti asuhan, sekaligus menjadi keberkahan bagi para jamaah haji yang telah menunaikan kewajibannya.

“Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana ibadah tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga menghadirkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dr. H. Abdul Hakim Bohari , Pimpinan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) , menambahkan jika sebelumnya pelaksanaan DAM umumnya dilakukan di Tanah Suci, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah Arab Saudi telah membuka skema tertentu yang memungkinkan nilai DAM dikelola dan manfaat dagingnya disalurkan melalui negara asal jamaah, termasuk Indonesia, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Melihat aturan yang ada dan mempertimbangka asas manfaatnya, kami mengarahkan untuk seluruh DAM dikumpulkan melalui lembaga resmi untuk dikelola sesuai aturan dan syariat. Dalam hal ini, BAZNAS RI dan melalui BAZNAS Kabupaten/Kota mendapat amanah untuk mengelola dan mendistribusikannya kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Menurut Majelis Ulama Indonesia Kab Bulukumba, Drs KH Tjamiruddin, memberikan informasi bahwa pemanfaatan dam jemaah haji Indonesia bagi masyarakat di Tanah Air mulai dilakukan sejak 2024. Saat itu, proses penyembelihan dilakukan di Arab Saudi, kemudian daging diolah dalam bentuk kalengan sebelum dikirim ke Indonesia.

“Melalui kegiatan ini BAZNAS terlibat mencatat, menyalurkan dan menerbitkan bukti pembayaran dam jamaah haji, menjadikannya lebih terjamin dan amanah,” ujarnya.

Pimpinan BAZNAS Kab Bulukumba, H Muhammad Yusuf Shandy menyampaiakn bahwa selain membantu kelompok penerima manfaat, pelaksanaan penyembelihan di Balai Ternak BAZNAS juga turut mendukung pengembangan sektor peternakan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan. Pelaksanaan penyembelihan hewan DAM ini merupakan amanah dari para jamaah haji yang harus kami jaga dengan penuh tanggung jawab.

“BAZNAS Bulukumba berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat Islam, transparan, dan tepat sasaran kepada para mustahik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya peternak lokal,”ungkapnya.

Yusuf Shandy menjelaskan bahwa kesiapan BAZNAS Bulukumba ini menjadi BAZNAS pertama yang siap melaksanakan dan berkolaborasi pada program DAM.

“Penyaluran dilakukan dari kota menuju pesisir dan pedesaan, laporan pelaksanaan juga akan kami informasikan melalui laporan digital kepada masing-masinh Lembaga yang bertanggung jawab utamanya kepada jamaah haji,” tutupnya.

KABUPATEN BULUKUMBA

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12